ADS

Thursday, 28 January 2016

5 FAKTA YANG PERLU DIKETAHUI SEBELUM MENJADI SEORANG GRAPHIC DESIGNER

Ketemu dengan saya lagi gaes, oke kali ini saya ingin sharing mengenai 5 Fakta yang  Perlu Diketahui sebelum menjadi seorang  Graphic Designer/Desainer Grafis. Dengan tulisan ini saya berharap dapat menghapus keraguan kalian dan menghilangkan mitos-mitos mengenai apa saja tentang Desain Grafis. Lantas apa sajakah itu? Yap! langsung kita bahas berikut ini,


5 fakta tentang desain grafis

1. Desain grafis tidak sepenuhnya dapat dikatakan sebagai seni
Desainer grafis tidak bisa menciptakan kebebasan sebagaimana yang biasa seniman lakukan. Sebagai seseorang yang bergerak dalam dunia graphic design, tentunya terdapat beberapa hal yang akan menjadi batasan. Sebuah desain yang dirancang tentu saja harus dapat membuat siapa saja yang melihatnya menjadi paham (mampu mengerti pesan yang disampaikan). Tidak seperti seniman lukis, dimana lukisan yang dibuat empunya tentu saja tidak harus bisa dimengerti oleh pemerhatinya. Dapat dipahami menggunakan warna-warna yang cocok dan memiliki penjelasan yang lugas merupakan contoh dari beberapa  hal yang menjadi batasan bagi seorang desainer, hal demikian selama desainer berhubungan dengan keinginan klien. Namun dilain itu, desain grafis mempunyai hubungan atau kemiripan dengan seni yaitu sebuah desain dicipta melalui sebuah pemikiran/imajinasi/kreativitas bahkan perasaan oleh desainer, sama halnya dengan seni yang dicipta melalui tahap seperti demikian.


5 fakta tentang desain grafis

2. Desain grafis tidak menjamin sebagai perkerjaan untuk menjadi jutawan
Seorang desainer grafis dapat memilih 3 jalan dalam hidupnya, apakah ia bekerja sebagai freelancer atau bekerja disebuah perusaan/agensi atau bahkan memilih dua-duanya. Jika desainer memilih menjadi seorang freelancer tentu saja penghasilannya tidak menentu, terkadang bisa melambung hingga ratusan juta bahkan miliyaran, atau bahkan tidak memperoleh sama sekali dalam sebulan. Namun bila memilih untuk bekerja di sebuah perusaan/agensi tentu saja penghasilan yang ia dapat akan rata setiap bulan, biasanya seorang desainer di Indonesia memperoleh penghasilan diatas UMR masing-masing wilayah. Beda lagi ceritanya jika seorang deainer memilih untuk bekerja di perusaahan/agensi dan disela-sela waktu kerjanya ia mengabdikan diri untuk menerima pekerjaan desain lain sebagai freelancer, tentu saja penghasilannya bisa dipatok minimalnya tanpa ada batasan maksimal, namun jika mengambil langkah ini saya yakin seorang desainer grafis perlu mengambil fokus disalah satu mana yang lebih ia pilih.  Kembali lagi bahwa desain grafis bukanlah pilihan yang dapat menjamin kalian untuk bisa hidup sebagai jutawan sebagaimana mestinya, dalam tanda kutip “hidup makmur, banyak duit, kerja santai”.


5 fakta tentang desain grafis

3. Tidak semua orang bisa menjadi seorang desainer grafis
Bisa dibilang seseorang yang mengetahui bagaimana cara menggunakan Corel Draw tidak sepenuhnya disebut desainer grafis. Begitu pula dalam seni, seorang yang mengetahui bagaimana cara melenggak-lenggokkan kuas bisa membuat kalian menjadi seperti Leonardo Davinci. Seorang desainer grafis perlu menerapkan sebuah konsep, pengetahuan, dan pengalaman dalam hal eksekusi.
Seorang desainer sejati tidak akan pernah berhenti belajar. Jika kalian ingin menjadi seorang desainer grafis,  kalian harus selalu belajar mengenai teknik desain, pengujian software grafis  baru dan pasti untuk setiap project yang  baru pula. Sangat perlu adanya pemahaman mengenai apa itu desain , bagaimana desain bekerja,  dan apapun itu tentang desain, yang terkadang kalian bahkan saya sendiri tidak atau belum mengetahui.


5 fakta tentang desain grafis

4. Sebuah kesalahan jika desainer grafis tidak berinteraksi dengan orang lain
Seorang desainer grafis akan sering berurusan dengan masalah klien, revisi dari klien, belum lagi berbagai keluhan klien amat sangat sering dijumpai oleh seorang desainer grafis. Tak ketinggalan, desainer sering berhuhubungan/berkomunikasi pula dengan berbagai pemilik brand/perusaahan, departemen pemasaran, ahli SEO, kolega, CEO bahkan jajaran pemerintah.


5 fakta tentang desain grafis

5. Desainer tidak bisa menghabiskan waktu mereka  untuk mencari ide
Hemm..bagaimana kalian menghabiskan malam hari  disebuah taman yang luas dan melihat bintang betebaran, untuk mencari inspirasi dan menggambar sketsa tanpa batasan waktu ?. Maaf, kali ini saya mengobrak-abrik imajinasi kalian, tetapi kenyataannya desainer grafis akan jauh dari hal itu. Terkadang (hampir setiap kali) seorang klien terburu-buru dengan tenggat waktu yang  amat pendek. Seorang desainer grafis biasanya akan mempercepat waktu untuk membuat sketsa konsep utama yang kemudian akan dieksekusi lewat mukjizat dari adanya sebuah komputer. Klien akan tampak selalu bergegas, dan desainer harus pasti mempercepat kreativitas untuk menyelesaikan tugasnya.
Sebagai akhiran, pada intinya menjadi desainer grafis atau graphic designer bukanlah pekerjaan semudah banyak orang berpikir,  perlu dipahami bahwa menjadi seorang desainer grafis adalah memerlukan proses yang cukup diperhitungkan. Hal ini membutuhkan kreativitas, semangat, kerja keras dan juga gesit.


Setelah mengetahui beberapa fakta diatas apakakah desain grafis merupakan passion kalian? Saya kira akan ada masanya dimana kalian membutuhkan waktu untuk berpikir dengan agak serius.
Tapi dilain itu, desain grafis adalah suatu hal yang amat sangat keren. Kurang peracaya? Atau omong kosong belaka? Kita akan membahas secara mesra dikesempatan berikutnya. Keep stay, and enjoy with my blog.